CAHAYA CINTA

Thursday, January 17, 2013


14 November 2012, Rabu; 11:10 malam.

Bisikan lembut menyapa kalbu,
Berkata indah berlagu merdu.

Dicari digapai,
Namun masih terkapai,
Ibarat dilambung badai.

Sang Pencipta itu lebih tahu,
Kira hambaNYA terdampar lesu,
Dek hamparan ujian yang hadir satu persatu.

Cahaya itu tidak datang berlari,
Bahkan tidak pula ia tiba secara “free”,
Dirimu itu perlu berpenat lelah mencari.

Pergilah dikau pergi,
Teroka semula fitrah kejadian diri,
Sesungguhnya kita semua akan kembali,
Di sisi AL-Khaliq yang hakiki.

Jangan dibiar diri hanyut terlalu lama. Rohani diri makin terseksa dek titik-titik hitam dosa yang rakus bermaharajalela. Saat batin diri terasa sakit, segeralah kembali kepadaNYA.

Menangislah, mengadulah sepuas-puasnya. Sesungguhnya, di situ letaknya ketenangan diri yang indah tak terkata. Cinta Allah Yang Maha Esa. Cinta yang membatasi segala cinta yang ada di dunia. 

Segera bangkit, segera berlari ! DIA setia menanti, menerima dirimu yang selalu dirindui.
Ya, Tuhanmu merinduimu. Pegang rasa itu; kerana tidak selalu ia akan berada di situ. 
Photo and editing by me

You Might Also Like

0 comments